Rabu, 09 Januari 2013

Kereta-kereta Tercepat di Dunia

Sebagai moda transportasi kereta-kereta supercepat ini punya banyak kelebihan. Daya angkutnya yang besar dan yang paling penting dengan kenyamanan yang sama, polusi yang dihasilkan bisa sepersepuluh lebih kecil dibanding dengan pesawat terbang. Kereta-kereta ini diantaranya masih menggunakan roda-roda konvensional tetapi dengan mesin yang canggih dan yang terbaru menggunakan teknologi superconducting magnetic levitation (maglev train) yang melayang di atas rel.

Kereta Cepat Jepang
l

Tokaido Shinkansen – Jepang
Jepang mengejutkan dunia dengan meluncurkan kereta cepatnya Shinkansen (kereta peluru) pada tahun 1964 untuk melayani rute Tokyo-Nagoya-Kyoto-Osaka, dan kecepatannya "hanya" berkisar 201 km/jam (di tahun itu udah yang paling kenceng).

Kereta WIN 350 Eksperimental:

JR E3

JR E4

Tiap jalur memiliki nama-nama sendiri (Tokaido, Tohoku, dll), dan tiap jenis keretanya diidentifikasi dengan sebuah julukan (Nozomi, Hikari, dll). Hampir 40 tahun sejak diluncurkan pertama kali, Shinkansen sudah mengangkut 6 miliar penumpang tanpa ada kecelakaan berarti. Rute Shinkansen juga memiliki frekuensi yang sangat tinggi, seperti rute Tokyo dan Shin-Osaka yang bisa dilewati enam kereta per-jamnya (bukan per-hari!).

JR 300

"Hikari" berarti "cahaya", merupakan layanan Shinkansen pertama pada rute Tokaido/Sanyo. Semenjak munculnya kereta Nozomi, saat ini menyediakan layananmid-level dengan beberapa pemberhentian tambahan, tetapi tetap dengan kecepatan tinggi. Kereta Hikari menghubungkan Tokyo dan Osaka dalam waktu kira-kira 3 jam. Penampilannya lebih bernuansa jet supersonik ketimbang kereta, dengan desainnya yang futuristis dan kenyamanan luar biasa.



Variasi JR 500

Berarti "harapan", kereta-kereta Nozomi hanya membutuhkan waktu 2,5 jam untuk menempuh jarak Tokyo-Osaka, dan 5 jam hingga ke seluruh tujuan di ujung paling selatan kepulauan di Hakata (Fukuoka). Jalur-jalur kereta di Jepang ini mendukung secara komersial mobilisasi penduduknya yang padat di daerah-daerah ini, meski untuk menjalankannya tiap kereta butuh biaya hingga $40 juta.



JR 800 Seri Terbaru


Khusus "Storm Troopers":


JR-Maglev MLX01

Kereta ini termasuk jenis kereta superconducting magnetic levitation - maglev(melayang di atas rel secara magnetis) dan dalam uji cobanya sanggup mencapai kecepatan 581 km/jam dan sejauh ini belum digunakan secara komersial. China maju selangkah dengan lebh dulu mengoperasikan kereta jenis maglev ini pada tahun 2004.

Kereta Cepat Perancis
Train a Grande Vitesse (TGV) – Perancis
Diresmikan pada awal tahun 80-an, TGV melayani rute Lyon dan Paris, setelah suksesnya rutenya kemudian ditambah ke kota lain di Perancis bahkan ke negara lainnya. Kereta ini dibangun oleh Alstrom SA - perusahaan pembuat kereta terbesar kedua di dunia. Kereta generasi barunya TGV V-150 memecahkan rekor kecepatan untuk kereta beroda konvensional pada kecepatan 515 km/jam. Kereta ini menggunakan supercharged engine dan meiliki roda kereta yang besar. Rekor barunya saat ini mencapai 574,8 km/jam (lihat di sini).



Kereta Cepat Jerman
InterCity Express (ICE)

Di awal tahun 90-an Jerman meresmikan kereta cepatnya untuk melayani rute Hannover, Wurzburg, Mannheim, dan Stuttgart. Kereta ini dibangun oleh Siemens dan mencapai kecepatan 280 km/jam.

Transrapid

Jerman juga membangun sendiri kereta maglev-nya Transrapid yang mampu mencapai kecepatan 550 km/jam tapi sayangnya pernah mengalami kecelakaan pada September 2006 di dekat kota Lathen dan menewaskan 23 penumpangnya.

Kereta Maglev Shanghai – China

Dibangun dengan teknologi Jerman, kereta ini mampu mencapai kecepatan hingga 430 km/jam dan sanggup membawa penumpangnya dari bandara internasional Pudong menuju Longyang Road Station di pusat kota hanya dalam waktu 8 menit.

Korean Train Express (KTX) – Korea Selatan

Tahun 2004 Korsel menjadi negara kedua di Asia disamping Jepang yang membangun jalur kereta cepat yang menghubungkan beberapa kota utamanya. Teknologi KTX mengadopsi teknologi TGV (kereta cepat asal Perancis).

Taiwan High Speed Rail – Taiwan

Setelah beberapa tahun penundaan, akhirnya Taiwan High Speed Rail diresmikan penggunaannya pada tanggal 5 Januari 2008. Kereta cepat ini dibangun dengan basis teknologi Jepang Shinkansen dan memendekkan waktu tempuh dari Taipei menuju Kaoshiung menjadi 90 menit dari sebelumnya yang 4 jam.

Kereta Cepat Italia
Direttissima

Itali resmi meluncurkan kereta cepatnya untuk rute Roma dan Florensia dengan kecepatan 254 km/jam.

Eurostar – Inggris Raya

Kereta cepat ini dioprasikan tahun 1994 dan melayani rute dari London ke Perancis dan Belgia (melalui terowongan bawah laut). Dari London ke Paris menggunakan kereta ini memakan waktu 2 jam 35 menit. Kecepatannya saat ini mencapai 300 km/jam.

Arkeolog Cina berhasil menemukan makam kaisar Cao Cao


Sebelumnya kita hanya mengenalnya lewat novel ternama "Romance of the three kingdoms" atau film blockbuster "Red Cliff". Kali ini, Jenderal Cao Cao yang perkasa kembali muncul ke permukaan setelah para arkeolog Cina mengumumkan bahwa mereka mungkin telah menemukan makam pemimpin yang legendaris tersebut.

Kompleks pemakaman yang ditemukan diperkirakan berusia sekitar 1.800 tahun dan dipercaya merupakan tempat peristirahatan terakhir Cao Cao, seorang jenderal cerdas dan pemimpin pada abad ke-3 yang sering ditampilkan dalam kisah-kisah rakyat sebagai politisi yang licik.

Kompleks tersebut ditemukan di desa Xigaoxue di dekat kota Anyang, Propinsi Henan, dan memiliki luas 8.000 kaki persegi. Didalamnya ada terowongan sepanjang 130 kaki yang menuju ke sebuah ruang bawah tanah.


Menurut para sejarawan, kepandaian militer dan politik Cao Cao telah membuat ia mampu membangun negara Wei yang dianggap sebagai negara terkuat dan termakmur di Cina selama periode tiga kerajaan (208 - 280 M) dimana saat itu Cina terbagi kedalam tiga wilayah yang berbeda.

Dalam makam itu ditemukan jasad dua perempuan dan seorang pria serta lebih dari 250 relik selama penggalian yang berlangsung selama satu tahun belakangan.

Jasad pria itu diidentifikasi sebagai seorang pria berumur 60an. Sedangkan dua jasad perempuan itu diperkirakan berusia 50an dan 20an.

Menurut para ahli, jasad pria tersebut adalah Cao Cao yang meninggal pada tahun 220 Masehi di usia 65 tahun. Sedangkan dua mayat perempuan lainnya diduga sebagai permaisuri dan pelayannya.

Di dalam kompleks pemakaman tersebut juga ditemukan lukisan-lukisan batu yang menampilkan kehidupan sosial masyarakat masa Cao Cao. Lalu ditemukan juga sebuah lempengan batu yang berisi ukiran mengenai obyek-obyek kurban dan beberapa barang lain yang dianggap sebagai milik pribadi Cao Cao.


Sebelumnya, sebuah lempengan batu bertuliskan "Raja Wu dari Wei", yaitu gelar yang diberikan kepada Cao Cao setelah ia meninggal, sempat dicuri dari makam tersebut, namun pihak yang berwajib berhasil mendapatkannya kembali.

"Lempeng batu bertuliskan gelar tersebut adalah bukti terkuat yang kami miliki bahwa makam itu adalah milik Cao Cao." Kata Liu Qingzhu, arkeolog dari Chinese Academy of Social Sciences.

"Kami percaya tidak ada satu orangpun yang dapat memiliki relik yang bertuliskan mengenai Cao Cao di dalam sebuah makam sebanyak itu, kecuali, tentu saja makam itu milik Cao Cao sendiri."

Cao Cao yang kita kenal lewat buku-buku dan film adalah pemimpin terakhir dinasti Han timur sebelum akhirnya membentuk negara sendiri pada periode kekacauan politik masa tiga kerajaan.

Ia meninggal pada tahun 220 Masehi di Luoyang, sebuah kota di timur dinasti han dan dianugerahkan gelar sebagai kaisar negara Wei yang didirikannya.

Ayahnya adalah anak adopsi dari kasim kepala di pengadilan kerajaan dan Cao adalah seorang komandan sebuah pasukan kecil sebelum ia diangkat sebagai jenderal setelah berhasil memadamkan pemberontakan yang mengancam kerajaan Han.

Karakter yang menampilkan Cao Cao sering digambarkan sebagai seorang berandalan yang licik dalam novel ternama "Romance of The Three Kingdoms". Karakternya yang licik ini begitu terkenal di Cina sehingga bahkan dijadikan pepatah yang berbunyi "Jika kamu membicarakan Cao Cao, maka Cao Cao akan datang". Selain sebagai jenderal, Cao Cao juga dikenal sebagai seorang penyair.

Kuburan tersebut ditemukan dengan tidak sengaja pada Desember 2008 ketika seorang pekerja dekat Kilin sedang menggali lumpur untuk membuat batu bata. Penemuan itu tidak dilaporkan kepada pemerintah dan pejabat lokal baru mengetahui mengenai penemuan itu ketika lempeng batu yang bertuliskan gelar Cao Cao disita dari seorang penjarah makam.

Foto-Foto Perayaan Tahun Baru 2010 di Seluruh Dunia


Sydney, Australia

Beijing, China


Hongkong


Singapore

Kualalumpur, Malaysia


Karachi, Pakistan

Tokyo, Jepang

Shimla, India

Berlin, Jerman